Labels
- Aliran-Aliran dalam Budhisme (8)
- All about Buddha Religion (29)
- Kompilasi Kitab Tripitaka (6)
- Kumpulan Tugas Kelas Perbandingan Agama (2)
- Perkembangan Buddha Masa Lalu - Kini (15)
- Sejarah Hidup Siddharta Gautama (9)
- Tentang Kuliah Budhisme (6)
- Video sejarah hidup Sidharta Gautama (6)
Tampilkan postingan dengan label Aliran-Aliran dalam Budhisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aliran-Aliran dalam Budhisme. Tampilkan semua postingan
Kamis, 30 Mei 2013
Rabu, 29 Mei 2013
Istilah Hinayana den Mahayana
Istilah Hinayana (wahana
kecil, wahana sederhana) dan Mahayana (wahana besar, wahana luas) muncul
kali pertama dalam Prajnaparamita Sutra (Sutra tentang Kesadaran
Pembedaan yang Capaian-Jauh, Sutra Kesempurnaan Kebijaksanaan) kira-kira pada
abad ke-2 zaman modern. Sutra-sutra ini berada di antara
Selasa, 28 Mei 2013
Asal-Usul Topi Kuning yang Dipakai Para Biksu Aliran Gelug
Di bawah kekuasaan Raja Langdarma (Glang-dar-ma), agama Buddha mengalami penindasan yang parah. Ini terjadi, menurut beberapa sumber, antara tahun 836 dan 842. Menurut sumber-sumber lain, dari tahun 901 sampai 907. Semua biksu dibunuh atau dipaksa untuk menanggalkan jubah, kecuali tiga orang: Mar Shakya (dMar Sha-kya), Yo Gejung (g.Yo dGe- ‘byung), dan
Minggu, 12 Mei 2013
Penyebaran Buddha Theravada
Dalam kehidupan sehari-hari secara umum, informasi tentang
agama Buddha diluar ajarannya hanyalah tentang dimulainya agama ini dari Nepal
oleh Sidharta Gautama (565 SM - 486 SM), keberadaan Candi Borobudur, dan
kerajaan Buddha Siwa seperti Majapahit. Perkembangan agama Buddha di Indonesia
bukan dari abad 9 karena candi tersebut tertimbun dalam tanah lebih dari 1000
tahun atau
Uraian Singkat tentang Sejarah Muslim Tibet
Alexander
Berzin October
2001
Tinjauan Tentang Muslim Tibet
Sebelum
1959, di sana ada kira-kira 3000 orang Muslim Tibet tinggal di Tibet Tengah.
Mereka adalah keturunan dari pedagang muslim yang datang ke Tibet dari Kashmir,
Ladakh, Nepal dan China, kebanyakan pada abad keempat belas dan ketujuh belas,
mereka menikahi perempuan Tibet dan menetap di sana. Mereka berbicara
Rabu, 08 Mei 2013
Sejarah Lima Aliran Buddha Tibet dan Bon: Sebuah Pengantar
Mari tenang dengan memusatkan perhatian pada nafas. Jika
cita kita amat terusik, kita boleh menghitung nafas – hela, hirup, satu; hela,
hirup; dua – sampai sebelas sebanyak beberapa kali. Jika cita kita cenderung
lebih tenang, tak perlu menghitung. Kita bisa memusatkan perhatian hanya pada
kesan nafas masuk dan keluar dari hidung.
Perbandingan Pengantar Lima Aliran Buddha Tibet dan Bon
Bon sebagai Aliran Kelima Tibet
Sebagian besar orang menganggap Tibet memiliki empat aliran: Nyingma, Kagyu, Sakya, dan Gelug, dengan Gelug sebagai kelanjutan dari aliran Kadam yang telah dibentuk-ulang. Akan tetapi, pada sidang niraliran para tulku (jelmaan lama) dan kepala wihara yang diadakan oleh Yang Mulia Dalai Lama di Sarnath, India, pada Desember 1988, Yang Mulia menekankan pentingnya menambahkan Bon, aliran Tibet pra-Buddha, ke dalam empat aliran yang sudah ada dan selalu menganggap bahwa aliran Tibet ada lima. Ia menjelaskan bahwa anggapan kita tentang Bon sebagai aliran Buddha atau
Langganan:
Postingan (Atom)




.jpg)


